Rabu, 15 Januari 2014

Cukup Sederhana



Sederhananya, aku tidak lagi mendengar namamu
Bahkan ketika orang lain menyebutmu dalam percakapan mereka


Sederhananya, aku tidak lagi menghayati alunan nada yang mengiringi kita
Bahkan ketika berada di kafe yang sering kita kunjungi


Sederhananya, aku tidak lagi terlalu sering bertemu denganmu
Bahkan ketika tanpa sengaja kita bertukar pandang di taman itu




Sederhananya, hanya itu yang kubutuhkan untuk mengenangmu



Bukan melupakan, apalagi menganggapnya tak pernah terjadi
Karena aku tidak bisa membuang semua yang telah ada pada kita
Mengenangmu, menyimpan rapi ingatanku tentangmu
Untuk suatu ketika kunikmati kembali rasamu yang pernah kumiliki

Hanya dengan begitu aku sungguh bisa paham
Kilau cahaya yang ada di matamu saat menatapku
Sederhananya, hanya 3 kata tentang ini




Kita yang bahagia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar