Kamis, 24 Maret 2016

Assalaamu'alaikum Papa...

Purwokerto, 25 Maret 2016
Assalaamu’alaikum, Papa...
Ini satu surat yang Sani tujukan buat Papa... Teristimewa untukmu Papa, karena telah banyak hal terjadi hingga sekarang yang Sani harap bisa Sani beritahukan pada Papa...

Hari ini Sani genap berusia 22 tahun, Pa. Sudah berlalu 3 tahun sejak perjumpaan terakhir kita. Saat itu Sani akui Sani masih bodoh, tidak mengerti apa yang Papa rasakan, bagaimana Papa berjuang untuk bisa pulih kembali hingga pulang ke rumah. Namun Sani masih mengingat pesan Papa, menyemangati untuk terus melanjutkan pendidikan yang sedang Sani jalani. Hingga akhirnya, 3 minggu lalu Sani berhasil di wisuda Pa, alhamdulillah...

Tanggal 8 Maret 2016, Sani telah diwisuda lulus menjadi seorang sarjana kedokteran. “Nur Ichsani Pratiwi, S.Ked” tambahan gelar yang tertulis di belakang nama yang diberikan olehmu, Pa... Jujur Sani pernah membayangkan jikalau Papa dapat hadir untuk menyaksikan wisuda Sani, lengkap dengan toga dan medali menyambut hari bahagia itu. Walaupun demikian, Sani masih bisa bersyukur ada Mama dan Ichsan yang datang menemani Sani. Pada hari itu memang tidak banyak yang bisa Sani berikan, baru sekedar gelar sarjana dengan predikat “cum laude” yang Sani harap bisa membuat Papa, Mama, dan kakak-kakak Sani bangga pada Sani.

Pa, tahukah Papa jika bukan karena nasihatmu, Sani tidak akan bisa diwisuda tepat 3,5 tahun sejak Sani resmi kuliah kedokteran? Sani ingat ketika Sani sempat ingin mengikuti ujian akademis di tempat yang Sani impikan, Papa dengan sabar mengarahkan Sani untuk terus bertahan agar segera lulus menjadi dokter. Memang Sani akui tidak bisa dibilang mudah Pa... Jika Papa ingin tahu, Sani pernah jatuh, bahkan lebih dari sekali sejak kepergian Papa. Sani ingat Papa tidak lagi bersama Mama sehingga Sani terus berdoa semoga Sani tetap bisa lulus tepat waktu untuk membahagiakan Mama dan Papa. Sejujurnya Sani tidak menyangka Pa, banyak keadaan yang seakan memaksa Sani untuk menyerah, namun entah bagaimana, selalu saja ada pertolongan Allah yang Sani dapatkan untuk menyelesaikan sarjana ini, Pa. Sungguh hal terbaik yang bisa Sani lakukan adalah bersyukur pada Allah, telah memampukan Sani meraih semua ini. Papa, Allah sangat baik pada Sani, semoga Sani bisa menjadi hamba-Nya yang lebih sholehah lagi...

Sekarang Sani sedang menjalani pendidikan profesi dokter Pa, stase pertama adalah stase IKM. Sani belum bisa pulang ke rumah dalam waktu dekat ini, namun Sani harap sebagai gantinya Sani dapat segera menyelesaikan separuh mimpi Papa yang lain, yaitu menjadikan Sani seorang dokter. Papa, Sani memang belum resmi mendapat gelar dokter, namun orang-orang di sekitar Sani banyak yang telah memanggil Sani dengan sapaan “Bu Dokter”. Sani anggap itu sebagai doa mereka Pa, agar Sani mudah menjadi seorang dokter yang baik. Tapi Sani jadi ingin tahu Pa, bagaimana ya rasanya jika Papa yang menyapa Sani dengan “Assalaamu’alaikum Bu Dokter” dengan wajah tersenyum pada Sani? Pasti rasanya menyenangkan :D

Papa, hari ini Sani sangat bersyukur Sani mendapat hadiah istimewa yang Allah berikan pada Sani. Allah telah mengabulkan doa Sani, untuk lulus cum laude dan menjalani pendidikan profesi dokter sebelum Sani berusia 22 tahun. Sani harap Sani bisa menjadi hamba Allah yang lebih baik lagi Pa, bisa menjadi anak sholihah yang mengantarkan kedua orang tua dan saudaranya untuk memasuki surga yang Allah sediakan bagi orang beriman dan beramal sholih secara bersama-sama. Sani ingin Sani, Papa, Mama, Ichsan, dan Kak Rani menjadi bagian dari kaum yang dirahmati Allah... Semoga Sani, Mama, Ichsan dan Kak Rani bisa bertemu lagi dengan Papa di surga nanti dengan wajah bahagia ya, aamiin...



 
“Ya Tuhanku, tunjukilah aku untuk mensyukuri nikmat Engkau yang telah Engkau berikan kepadaku dan kepada ibu bapakku dan supaya aku dapat berbuat amal yang saleh yang Engkau ridhai; berilah kebaikan kepadaku dengan (memberi kebaikan) kepada anak cucuku. Sesungguhnya aku bertaubat kepada Engkau dan sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri” (QS. Al Ahqaf: 15)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar