Minggu, 19 Januari 2014

Bayanganmu Seperti Angin



Bayanganmu seperti angin
Tak pernah bisa kulihat
Tetapi selalu terasa, menyelinap dalam tiap kesendirianku

Bayanganmu seperti angin
Tak pernah bisa kukejar
Tetapi tak pernah menjauh, melekat erat dalam tiap kerinduanku

Bayanganmu seperti angin
Mengundang hujan yang terlihat di wajahku
Ketika badai melanda hati

Bayanganmu seperti angin
Menebar asa yang semakin bertumbuh
Dalam kerinduanku
Dalam kesendirianku


Aku menunggumu
Ketika angin berhembus
Menyadari waktu semakin tergerus
Acuhkan segala rayu mendayu
Lelah yang memupuk, terlalu merajuk
Namun aku tahu
Tak ada yang lain, hanya dirimu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar