Hanya
ada satu cinta untuk satu hati, maka siapa yang akan kau cintai?
Ini
pertanyaan menarik, pertanyaan yang menggaung dari sudut jiwaku dan tak
kusangka mampu membangunkan kesadaranku atas apa yang kurasakan. Pertanyaan
yang mengembalikan lagi makna dari senyuman dan air mata yang ada pada wajahku.
Pertanyaan yang mengingatkanku akan rasa bahagia ketika mencintai. Atau
dicintai.
Tahukah
kamu bahwa kita hanya punya satu hati? Allah tidak menciptakan dua hati dalam
dada seseorang. Hati itu telah diciptakan khusus untukmu, untuk kemudian akan
dipertanggungjawabkan bagaimana kamu menggunakan hatimu. Tidak ada hati
cadangan jika hatimu rusak, namun masih bisa diobati jika hatimu sakit.
Rasa
cinta. Ya, suatu rasa yang sangat wajar berada dalam hati. Ingatkah kamu betapa
bahagianya ketika cinta itu memenuhi hatimu? Ketika kamu jatuh cinta, semua
akan terasa indah. Itu benar. Namun adakalanya bagi seseorang kebahagiaan itu
tidak berlangsung lama. Pada nyatanya, betapa banyak orang yang mengalami patah
hati karena cinta. Salahkah cinta yang mampu mematahkan hati seseorang?
Cinta
tak pernah salah. Cinta yang benar itulah cinta yang membahagiakan, berangkat
dari alasanmu jatuh cinta dan kepada siapa cintamu diberikan. Alasan yang tepat
untuk benar-benar jatuh cinta adalah ketika kamu bersedia mencurahkan seluruh
cinta yang kamu miliki. Sedangkan yang paling berhak mendapat seluruh cintamu
adalah seseorang yang juga memiliki alasan yang sama, bersedia mencurahkan
seluruh cintanya untukmu.
Pernahkan
terlintas dalam benakmu untuk mencintai Allah? Karena sungguh Dia-lah yang
paling berhak kamu cintai dengan seluruh cinta yang kamu miliki. Dialah yang
menciptakan hatimu dan Dia pula yang menciptakan cinta di hatimu sehingga Dia
pula yang paling mengerti bagaimana cara membahagiakanmu. Jangan takut ataupun
ragu untuk jatuh cinta pada-Nya karena Dia juga mencintai hamba yang
mencintai-Nya. Dan ketika kamu sudah jatuh cinta pada-Nya, tidak akan ada lagi
cinta yang akan menggelisahkan atau bahkan mematahkan hatimu.
Ketika
kamu merasa patah hati karena cinta, ingatlah lagi siapa yang kamu cintai dan
apa alasanmu mencintainya. Tidak ada hati yang patah karena mencintai seseorang
atas dasar cintanya pada Allah. Jodoh yang baik itu adalah seseorang yang membuatmu
mulia di mata Allah, membuatmu semakin cinta pada Allah, dan semakin kuat
imanmu pada Allah. Ketika kamu mulai mencintai seseorang, renungkanlah dirimu
apakah dengan cinta itu dirimu semakin taat pada Allah atau tidak.
Kebaikan
tidak pernah mengusik ketenangan hati, semudah itu mengenalinya. Dan ketaatan pada Allah itu menuntun pada
kebaikan. Oleh karena itu, teruslah perbaiki diri, buat Allah semakin cinta
padamu dan semakin perhatian padamu. Hukum kepantasan itu berlaku, wanita
baik-baik untuk laki-laki baik-baik, itu janji Allah.
Setelah
ini, semoga tidak akan lagi ada hati yang patah. Sayang sekali jika hati yang
hanya satu-satunya dimiliki harus dalam keadaan patah untuk dihadiahkan pada
seseorang yang akan menjadi pasanganmu. Sekarang yakinlah bahwa sesuatu yang
baik, pasti selalu didapat dengan cara yang baik. Akhir yang baik, pasti selalu
didahului awal yang baik. Ingatlah firman Allah pada surah al Anfal ayat 70:
"...Jika Allah mengetahui ada kebaikan dalam hatimu, niscaya Dia akan memberikan kepadamu
yang lebih baik dari apa yang telah diambil daripadamu dan Dia akan mengampuni
kamu."
-Inashci Run-
21 Juli 2014
21 Juli 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar